
SIDRAP — Menghadapi dampak kemarau berkepanjangan yang memicu kekeringan di lahan pertanian, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kelurahan Sidenreng Koramil 1420-03/Maritengngae, Serma Usman, turun tangan menggalang aksi gotong royong bersama para petani setempat, Jumat (28/08/2026).
Aksi karya bakti ini difokuskan pada pengerukan dan pembersihan titik pertemuan antara Danau Sidenreng dan Sungai Sidenreng yang berlokasi di Lingkungan 2, Kelurahan Sidenreng, Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap).
Langkah taktis ini diambil sebagai solusi cepat untuk mengoptimalkan potensi air Danau Sidenreng agar dapat dialirkan secara efektif ke hamparan persawahan warga yang selama ini sulit dijangkau oleh saluran irigasi teknis.
Serma Usman menyampaikan bahwa pengerukan pendangkalan di muara aliran air tersebut menjadi kunci utama untuk memicu kembali debit air menuju celah-celah persawahan yang kian mengering.
“Kemarau panjang membuat pasokan irigasi teknis terhenti dan lahan sawah warga terancam kekeringan. Melalui karya bakti pengerukan ini, kita maksimalkan potensi pasokan air dari Danau Sidenreng agar alirannya lancar dan bisa langsung mengairi area persawahan yang kritis,” tegas Serma Usman di sela-sela kegiatan.
Di bawah terik matahari, puluhan anggota kelompok tani bahu-membahu mengangkat endapan lumpur dan material penyumbat. Kehadiran TNI di tengah-tengah bentangan sawah menjadi suntikan Semangat Kemanunggalan yang membakar optimisme warga dalam menjaga keberlanjutan hasil panen mereka.
Dengan terbukanya kembali akses pertemuan air danau dan sungai tersebut, debit air dipastikan dapat menjangkau titik-titik persawahan terdampak di Lingkungan 2, sekaligus menyelamatkan tanaman padi milik warga dari ancaman gagal panen. (Pen/Sdp)




Tidak ada komentar